Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswi Unida Gontor Di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash     

  • - Reading Time: 3 mins
  • - 14 x dibaca
Photo by Al-Ikhlash Media

Rep/Red: Siti Nur Aisyah

Kuningan, 20 Oktober 2026 – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang sangat penting guna memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswi. Melalui program ini, mereka dapat langsung menerapkan berbagai ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam, pengajaran bahasa, serta upaya pengembangan kreativitas dan keterampilan bagi para santriwati di lingkungan pesantren.

Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash mendapatkan kepercayaan yang besar untuk menjadi tempat pelaksanaan kegiatan PPL bagi mahasiswi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA). Seluruh rangkaian program ini dijadwalkan berlangsung dari hari Sabtu, 10 Oktober 2026 hingga Selasa, 20 Oktober 2026, yang secara resmi diawali dengan penyambutan kedatangan para mahasiswi peserta pada malam pertama di lingkungan pesantren.

Selama kegiatan berlangsung di pondok, para mahasiswi melaksanakan berbagai program pengajaran yang terstruktur dan edukatif. Salah satu program utamanya adalah Amaliyah Tadris, yaitu praktik mengajar langsung yang ditujukan bagi santri putra dan putri kelas 1 hingga 4 TMI, yang bertujuan melatih kemampuan menyampaikan materi, mengelola kelas secara efektif, serta membangun interaksi aktif dengan para santri.

Selain kegiatan mengajar di kelas, para mahasiswi juga mengadakan program kursus kesenian sebagai sarana pengembangan kreativitas dan keterampilan santriwati. Program ini meliputi pelatihan handy craft berupa pembuatan gantungan kunci dari kawat bulu pada 12 Oktober 2026, serta kursus khot atau kaligrafi jenis Riq’ah dan Naskhi pada 13 Oktober 2026 untuk melatih keindahan seni tulisan Arab.

Pada Jumat pagi, 16 Oktober 2026, Mahasiswi UNIDA Gontor mengadakan Perlombaan Bahasa Arab yang melibatkan santriwati kelompok SIGOR (kelas 1 – 3 TMI) dan KIBAR (kelas 4 – 6 TMI) guna meningkatkan kemampuan berbahasa serta menumbuhkan semangat kompetisi positif. Cabang perlombaan meliputi Hot Chair (Juara 1: kelas 1, Juara 2: kelas 3), Qira’ah Syi’ar (Juara 1: kelas 6, Juara 2: kelas 2), Mufradat Marathon (Juara 1: kelas 5, Juara 2: kelas 6), Puzzle Qira’ah (Juara 1: kelas 5, Juara 2: kelas 6), Storytelling, Pidato Bahasa Arab, serta Ghina Arabi.

Keesokan harinya pada Sabtu, 17 Oktober 2026 sore menjelang magrib, seluruh santriwati mengikuti kegiatan tahsin Al-Qur’an untuk memperbaiki makharijul huruf, memahami hukum tajwid, dan membiasakan membaca secara tartil. Rangkaian kegiatan berlanjut hingga Ahad sore dengan program tasji’u lughoh yang bertujuan meningkatkan motivasi berbahasa, di mana santriwati menonton short film berjudul “Intiq 2″ guna memperkaya kosakata baru serta melatih rasa percaya diri dalam komunikasi sehari-hari.

Rangkaian kegiatan PPL Mahasiswi UNIDA Gontor di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash ditutup secara resmi pada malam hari di Gedung Pertemuan Pondok Modern Al-Ikhlash. Acara penutupan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi kontribusi para mahasiswi sekaligus memberikan ruang bagi santriwati untuk menampilkan kemampuan berbahasa Arab yang telah mereka kembangkan selama program berlangsung.

Acara penutupan tersebut semakin meriah dengan digelarnya Amsiyah Al-‘Arabiyah, yaitu malam penampilan berbahasa Arab yang menyajikan berbagai pertunjukan edukatif dan menghibur bagi seluruh warga pesantren. Adapun jenis penampilan yang disuguhkan dalam malam puncak tersebut meliputi Ghina Arabi, Qira’ah Syi’ar, Storytelling Kisah Nabi Nuh a.s., serta Pidato Bahasa Arab yang dibawakan dengan penuh antusias.  Acara penutupan PPL di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash berlangsung sangat seru, menghibur, dan memuaskan meskipun disajikan dengan penampilan yang sesederhana mungkin. Rangkaian kegiatan PPL ini terbukti menjadi sarana yang sangat bermanfaat dalam mempertemukan teori pendidikan dengan praktik nyata sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi santriwati di bidang akademik, keterampilan, bahasa Arab, dan keagamaan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terlibat serta menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswi dalam mempersiapkan diri menjadi pendidik yang profesional, kreatif, dan berakhlak mulia.

Baca Juga: JOTA-JOTI 2026: Menyapa Dunia dari Buper Al-Ikhlash, Langkah Kwarcab Kuningan Membina Generasi Muda yang Cakap Digital dan Berwawasan Global

Oleh: Redaksi

Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas.