Guru Al-Ikhlash Ikuti International Model United Nations (IMUN) Jakarta

  • - Reading Time: 2 mins
  • - 71 x dibaca

Kuningan, 25-07-2025 – Pada tanggal 22–24 Juli 2025, dua guru dari Pondok Pesantren Modern Islam Al-Ikhlash berkesempatan mengikuti konferensi International Model United Nations (IMUN) yang diselenggarakan di Jakarta. Acara bergengsi ini mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk berdiskusi, bertukar ide, dan belajar mengenai isu-isu global dalam suasana diplomatik yang profesional.

IMUN merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di mana para peserta, yang disebut sebagai delegasi, mewakili negara tertentu untuk membahas isu-isu global yang aktual seperti perubahan iklim, pendidikan, perdamaian dunia, hingga kesehatan internasional. Melalui sesi debat, negosiasi, dan penyusunan resolusi, para peserta dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan menyampaikan gagasan secara efektif.

Tujuan utama dari keikutsertaan guru Al-Ikhlash dalam IMUN adalah untuk membawa semangat global dan metode pembelajaran baru yang dapat diterapkan di pesantren. Pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam modern memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman yang bersifat global.

Salah satu guru yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa mengikuti event IMUN ini bukan hanya sebuah pengalaman akademik, tetapi juga perjalanan pengembangan diri yang penuh inspirasi yang membuat mereka pulang dengan semangat baru, ide-ide segar, dan harapan besar: membimbing para santri Al-Ikhlash untuk suatu hari nanti tampil di forum-forum dunia dengan percaya diri—berlandaskan nilai-nilai Islam, namun terbuka dan siap berinteraksi dengan dunia luas.

Oleh: Redaksi

Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas.