Kegiatan MTQ di Pondok Modern Al-Ikhlash: Harmoni Tilawah Santri yang Menyejukkan Hati

Rep/Red: Lailarohmatul Jannah
Kuningan, 17 April 2026 – Pada hari Kamis 16 April sampai dengan Jum’at 17 April 2026 Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash menyelenggarakan kegiatan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) Yang dihadiri oleh seluruh Asatidzah dan Santri kelas 1 sampai kelas 5 TMI di Gedung pertemua pondok. Acara ini dimulai kamis malam pada pukul 20.00 WIB untuk penampilan peserta putri dan dilanjutkan pada jum’at pagi pukul 07.30 untuk penampilan peserta putra.

Kegiatan ini dibuka oleh Al-Ustadz Muhsin Arafat S.H.I. Pada pembukaan acara ini beliau menyampaikan “Al-Qur’an adalah penyembuh bagi para mukmin atau disebut juga “القرآن هو شفاء المؤمنين” (Al-Qur’an adalah penyembuh bagi orang-orang beriman). Beliau juga menuturkan bahwa lantunan dan pemahaman ayat Al-Qur’an dapat menurunkan kecemasan dan memberikan ketenangan hati. Seperti yang kita ketahui dalam hadist dikatakan: “خيركم من تعلم القرآن و علمه” sebaik-baik nya kita adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya, Dari hadist tersebut kita dapat termotivasi untuk terus belajar membaca dan menghafal Al-Quran serta memahaminya, bahkan bukan hanya mempelajari saja tapi kita dianjurkan menyebarkan ilmu Al-Qur’an kepada orang lain, baik mengajarkan bacaan maupun pemahaman hukum-hukumnya.
Sebelum menuju ke acara inti yaitu perlombaan MTQ, Departemen Ta`mir Masjid Organisasi Santri Pondok Modern Al-Ikhlash selaku penyelenggera yang diamanahkan untuk menggelar acara ini menyampaikan sambutan. Ketua Panitia menyampaikan tujuan diadakan nya acara ini ialah untuk meningkatkan kecintaan para santri dan santriwati terhadap Al-Qur’an, serta mengembangkan kemampuan peserta dalam bidang tilawah Al-Qur’an dan diharapkan kepada seluruh peserta juga para santri agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya yang dimana menjadi wadah untuk bersaing dan memunculkan potensial, memperdalam ilmu Al-Quran, serta menjadikannya sebagai bekal di masa depan, khususnya dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an.

Perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dalam pelaksanaannya, MTQ ini terbagi menjadi tiga cabang perlombaan, yaitu Mujawwad, Murottal, dan Juz Amma, yang masing-masing memiliki karakteristik dan fokus penilaian tersendiri.
Jumlah peserta yang mengikuti lomba ini sebanyak 30 orang, yang terdiri dari 15 peserta putri dan 15 peserta putra. Seluruh peserta turut berpartisipasi secara aktif dalam cabang lomba yang diikuti, sehingga kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme.
Kriteria penilaian dalam lomba MTQ ini dibedakan berdasarkan cabang perlombaan. Untuk cabang Mujawwad dan Murottal, penilaian meliputi aspek tajwid, fashahah, bidang lagu dan suara, serta adab. Sementara itu, pada cabang Juz Amma, penilaian mencakup hafalan, tajwid, fashahah, adab, serta lagu dan suara.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para juara dari masing-masing cabang lomba. Pada cabang Juz Amma, Juara I diraih oleh Aisha Naira (1 Int), Juara II oleh Zada Yusria (4D), dan Juara III oleh Sonia Shaista (4D). Pada cabang Murottal, Juara I diraih oleh Zulfa Jahrotul Ummah (3D), Juara II oleh Icha Nur (4D), dan Juara III oleh Nabila Uswah (1C). Sementara itu, pada cabang Mujawwad, Juara I diraih oleh Nurul Husna (3D), Juara II oleh Azka Salsabila (1C), dan Juara III oleh Ifha Nurullatipah (3D).
Kami harap melalui kegiatan ini, para santri dapat terus meningkatkan kecintaan, pemahaman, serta pengamalan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam ajang perlombaan, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang utama.
Baca Juga: Amaliyah Tadris Perdana: Langkah Awal Mengajar Siswa dan Siswi Akhir TMI Pondok Modern Al-Ikhlash
