Perkuat Diplomasi Pendidikan, Dubes RI di Abu Dhabi Dukung Kerjasama Pesantren di UEA

ABU DHABI – Delegasi pimpinan pesantren Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) resmi mendapat dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi untuk memperluas jejaring pendidikan di kawasan Teluk.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA), H.E. Judha Nugraha, saat menerima kunjungan silaturahmi delegasi di Kantor KBRI Abu Dhabi, baru-baru ini. Rombongan dipimpin oleh jajaran tokoh kunci pendidikan Islam, di antaranya Presiden P2I Dr. M. Tata Taufik, Presiden Universitas Darunnajah Dr. Sofwan Manaf, serta Rektor Universitas Darunnajah Dr. Much Hasan Darojat.
Misi Bahasa dan Kerjasama Global
Dalam pertemuan tersebut, Presiden P2I Dr. M. Tata Taufik memaparkan bahwa kehadiran delegasi di UEA mengemban misi ganda. Pertama, menghadiri Mu’tamar (Konferensi) Bahasa Arab internasional yang diselenggarakan oleh Markaz at-Tarbawi Li al-Lughoh al-Arabiah Li Duali al-Khaliji. Kedua, melakukan penjajakan kerjasama strategis dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di UEA.
Dr. Tata menekankan pentingnya membuka “poros baru” pendidikan di UEA sebagai alternatif strategis bagi santri Indonesia. “Kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk membuka akses bagi santri dan pengajar bahasa di pesantren agar bisa berinteraksi langsung dengan pusat bahasa di negara Arab, terutama UEA. Mengingat kita sudah banyak menjalin kerjasama dengan universitas di Saudi Arabia maupun Mesir, namun kolaborasi dengan institusi di UEA masih perlu terus ditingkatkan,” ungkap pimpinan PM Al-Ikhlash Kuningan tersebut.
Komitmen Fasilitasi Diplomatik
Duta Besar Judha Nugraha menyambut hangat inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa KBRI Abu Dhabi berkomitmen menjadi jembatan bagi lembaga pendidikan Indonesia yang ingin memantapkan langkah di UEA.
“Pihak KBRI siap membantu memfasilitasi kebutuhan delegasi, baik dalam urusan birokrasi maupun koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait di Uni Emirat Arab. Kami mendukung penuh upaya peningkatan kualitas SDM pesantren agar mampu bersaing di level global,” tegas Dubes Judha.
Selain pimpinan P2I dan Universitas Darunnajah, delegasi ini juga diperkuat oleh pimpinan dari berbagai pondok pesantren terkemuka, di antaranya PM As-Salam Sukabumi, PPM Al-Muqaddas Cirebon, dan PP Baitul Hikam.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum akselerasi bagi pesantren di Indonesia untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan kelas dunia melalui kemitraan strategis di Timur Tengah.
