Category Archives: Kegiatan Pondok

Drama Contest, Ajang Tingkatkan Potensi Santri

Pondok pesantren Al-Ikhlash menyelenggarakan acara Drama Contest (DC) yang di ikuti oleh seluruh siswa-siswi santri putra dan santri putri beserta guru-gurunya.

Acara yang dibuka oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag tersebut, disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan.

Sebelum menampilkan acara tersebut siswa siswi dari kelas 1 sampai kelas 4 mereka sudah melakukan beberapa persiapan yaitu selama kurang lebih duapuluh hari lamanya mereka berlatih untuk menyiapkannya.

Tepat pada hari jum’at tanggal 30 mei 2018 seluruh siswa-siswi berkumpul untuk menyelenggarakan acara tersebut dan mereka sungguh antusias dalam penyelenggaraan acara tersebut.

html

Sebagian dari mereka berpendapat bahwa dengan terselenggaranya acara Drama Contest ini membawa hal positif.

Ahmad Khoiru Tamam mengaku bahwa dengan terserenggaranya acara Drama Contest ini saya merasa di sini terjalinnya rasa ukhuwah islamiyah ungkapnya.

Maulana Hidayat mengaku dengan terselenggaranya acara ini saya merasa kaget dan senang dan kami bersiap-siap dan bersugguh-sungguh untuk mencapai juara, ya  lumayan si ya menambah pengetahuan dan keberanian kita untuk berbicara dan berakting di depan penonton ungkapnya.

Micro Teaching Ala Pondok Modern Al-Ikhlash

Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash mempunyai tujuan atau misi membangun mental generasi muda muslim. Dan praktek mengajar ini adalah salah satu tujuan untuk mewujudkan generasi-generasinya, menjadi guru yang berkualitas serta bisa memberi manfaat bagi masyarakat nanti.

Micro Teaching ala Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash adalah Amaliyah Tadris, yang cakupannya lebih luas dan menyeluruh. Amaliyah tadris sendiri merupakan peraktek mengajar yang merupakan program wajib Ponpes Modern Al-Ikhlash bagi seluruh siswa-siswi akhir TMI dengan tujuan untuk mencetak guru-guru yang berkualitas serta membangun mental generasi-generasinya.

Hari senin pada tanggal 26 Maret 2018 Ponpes Modern Al-Ikhlash melaksanakan amaliyah tadris perdana yang dihadiri oleh Bapak Pimpinan KH. Dr. M Tata Taufik, M.Ag, Direktur TMI Al-Ustadz Suherman S.Ag, Majlisul Asatidz dan Asatidzat yang menjadi musyrif (Pembimbing) amaliyah tadris tersebut.

html

Leli Nurlitasari siswi akhir TMI terpilih sebagai amaliyah tadris perdana, amaliyah diadakan digedung pertemuan An-Nur dengan mata pelajaran Muthola’ah yang di sampaikan kepada siswa kelas 2B dan disaksikan langsung oleh seluruh siswa siswi akhir TMI untuk mengoreksi hal-hal yang menjadi kesalahannya selama amaliyah berlangsung dan mempertanggungjawabkannya setelah amaliyah.

Itulah amaliyah tadris, praktek mengajar yang menjadi salah satu cara terbaik untuk melengkapi metode pengajaran yang ada, yang bisa mencetak dan melahirkan guru-guru yang berkualitas.

Lomba Pidato Tiga Bahasa 2018

Dalam rangka mendidik dan memfasilitasi perkembangan minat dan bakat santri, Pondok pesantren modern Al-ikhlash kembali adakan lomba pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris) yang diikuti oleh segenap siswa/I kelas 1-4 TMI.

Acara yang juga merupakan program tahunan Bagian Pengajaran organisasi pelajar pondok modern Al-Ikhlash (OPPMA) tersebut dihadiri langsung oleh direktur TMI Al-Ustadz Diding Mujahidin. MA beserta para asatidz dan asatidzat yang bertempat  di gedung pertemuan Al-ikhlash pada Kamis, 22/03/2018.

Acara tersebut diawali dengan lantunan ayat sucu Al-qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang dibawakan oleh ketua penyelenggara dan direktur TMI. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Diding Mujahidin. MA menambahkan “Dalam acara ini banyak yang terdidik seperti panitia, pembawa acara, pembicara bahkan hadirinpun ikut tedidik, apa yang terdidik ? terdidik menjadi pendengar yang baik. Lomba berpidato ini sangat peting untuk mengembangkan kepercayaan diri, melatih untuk menulis teks yang lebih baik lagi serta mengembangkan bahasa. Adapun tujuan dari pidato ini adalah memberikan informasi apa yang ada dalam hati pembicara kemudian disampaikan kepada hadirin, mengajak dengan hal-hal yang baik dan mejadikan lomba pidato ini sebagai hiburan”.

html

Acara yang berlangsung di gedung pertemuan itu diikuti sekitar 30 peserta putra dan putri tersebut sangatlah meriah. Mereka saling menunjukkan kepiawaian mereka dalam berpidato di depan para juri dan hadirin yang menyaksikan acara tersebut. Para hadirinpun sangat antusias memberikan dukungan penuh kepada para peserta lomba dengan memberi tepuk tangan yang meriah kepada para peserta lomba.

Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Pramuka Melalui PKL

M. D. Prayitno

Al-Ikhlash, Kuningan. Praktek Kerja Lapangan (PKL) kali ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 4 TMI dengan menampilkan dan mempraktekan karya mereka didepan andika dan adinda pramuka.

Acara yang diselenggarakan oleh Andalan Koordinator Urusan Latihan ( ANKULAT) Gerakan Pramuka Al-Ikhlash ini berlangsung empat minggu mulai dari Kamis, 8 s/d 29 Maret 2018.

Yang unik dari Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash adalah kretivitas seni dan kreasi santri untuk dikembangkan dan dipraktekan didepan seluruh andika pramuka dari kelas 1-3 TMI.

Pada kegiatan ini seluruh siswa-siswi kelas 4 menampilkan karyanya masing-masing mulai dari kesenian tangan, kalighrafi, daur ulang barang bekas, bahkan makanan yang aneh sekalipun mereka tampilkan dan praktekkan.

Kak. Muhammad Dwiki Prayitno selaku ketua Koordinator menuturkan bahwa “Tujuan di adakannya PKL praktek kerja lapangan ini selain dari agenda tahunan koordinator gerakan pramuka juga untuk meniungkatkan mutu dan kualitas santri bahwa bukan hanya mengaji tapi santri juga mampu berkreasi dan ingin menunjukan bahwa pramuka pesantren bukan hanya materi kepramukaan yang harus dimiliki tapi mental dan skill juga harus di dapatkan” tuturnya.

Selain itu Kak. Suhendi, S.Pd.I selaku Kak Mabikori juga menambahkan “ini adalah unit pembelajaran bagi siswa kelas 4 bertujuan untuk mendidik biar siswa mampu berkreasi dan meluapkan kreasi, seni dan segalanya yang mereka miliki. Tetaplah berkreasi!” tutur Mabikori dalam pelaksanaan PKL pertama.

 

 

 

Pramuka Pontren Al-Madani Kunjungi Al-Ikhlash

Pada hari Kamis tanggal 01-03-2018 kegiatan kepramukaan di Pondok Pesantren modern Al-Ikhlash mendapat kunjungan dari rombongan andika Pramuka dari Pondok pesantren Al-Madani Cikalong Majalengka.

Kunjungan ini bermaksud untuk mempererat ukhwah antar pondok pesantren juga dalam rangkaa kunjugnan study banding dan sharing tentang perkembangan kepramukaan di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Dan acara kunjungan ini dilaksanakan tepat di halaman Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan diiringi semagat yang ditunjukan oleh andika-andika pramuka Ponpes Al Madani dan Al-Ikhlash. Bukan hanya itu saja setiap pangkalan juga menunjukan kebolehannya masing-masing seperti yel-yel kebanggaan dari masing-masing pangkalan.

Semarak MTQ Al-Ikhlash 2018

Pada Kamis malam 8 Maret 2108 Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash menyelenggarakan  Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dihadiri oleh seluruh santri dan santriwati Ponpes Modern Al-Ikhlash.

Acara yang dipanitiai oleh Bagian Pengajaran Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash (OPPMA) tersebut diawali penampilan lagu Mars MTQ yang dinyanyikan oleh siswa siswi kelas 5 TMI dengan meriah.

Acara yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash itu secara resmi dibuka oleh Ust. Diding Mujahidin, MA.

Dalam pidatonya beliau menuturkan bahwa MTQ ini merupakan syiar/dakwah dalam rangka mengagungkan Al-Qur’an, dan bukan hanya menjadi ajang untuk menilai lomba kemampuan Qori dan Qori’ah namun yang terpenting diharapkan mampu menyampaikan pesan pesan yang terkandung di dalam Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup dan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari hari. Al-Qur’an sebagai way of life.

Acara MTQ tahun ini diselanggarakan selama dua malam. Malam ke satu pada kamis seluruh peserta santri putra masing-masing mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada lomba tersebut. Sedangkan untuk para peserta lima besar putri bertanding pada malam berikutnya.

Adapun juara yang muncul pada penyelenggaran MTQ tahun ini pada tiap cabang perlombaan adalah sebagai berikut: Mujawwad: Juara 1 M. Nur Alim kelas 4 B (Putra) dan Sinta Nurmala 4 D (Putri); Dari lomba Murottal Juara 1 Nizar Khoiruddin siswa kelas 4B (Putra) dan Adinda Mutia Afra 2D (Putri); Kemudian dari lomba Hifdzu Juz ‘Amma Juara 1 Maulana Yusuf 4C (Putra) dan Abir Hariri 4D (Putri). Selamat

Wujud Nyata Pendidikan Kewarganegaraan di Pondok Modern Al-Ikhlash

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Jawa Barat, Perwakilan Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Disdukcapil Kabupaten Kuningan, beserta PPK, PPS, PPDP, Panwascam, dan PPL melakukan Supervisi Monitoring di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Ciawigebang, Kuningan.

Kegiatan tersebut di selenggarakan di Aula Pondok Pesasntren Modern Al-Ikhlash Ciawilor Ciawigebang Kuningan pada pukul 13.00 WIB s.d. selesai.

Acara ini diadakan dalam rangka tindak lanjut Surat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Nomor 165/PL.03.1-SD/32/Prov/II/2018 tentang Pencoklitan dan Penelitian (Coklit) Tahap III. Berkaitan dengan anjuran KPU Provinsi kepada KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih di Pondok Pesantren.

Pimpinan  Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlas Dr. H. M.Tata Taufik. memberikan sambutannya, dalam sambutannya Dr. H M. Taufik mengapresiasi dan sangat menerima kedatangan jajaran KPUD JABAR maupun Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Pondok mengatakan bahwa sangat penting bagi santrinya untuk mendapatkan sosialisasi terkait hak memilih yang terkadang sejumlah santri yang sudah memenuhi syarat menggunakan hak pilihnya menjadi tidak menggunakan hak pilihnya karna kurang memahami berkaitan syarat-syarat hak memilih. Selain itu, bagi Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash sendiri terselenggaranya acara ini adalah sebagai wujud nyata Pendidikan Kewarganegaraan bagi para santri.

Sambutan selanjutnya dari Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati, Heni mengucapkan rasa terima kasih atas penerimaan yang baik dari Ponpes Modern Al-Ikhlas, selanjutnya heni menjelaskan beberapa hal berkaitan dengan syarat-syarat menggunakan hak pilih kepada siswa-siswi pondok pesantren, heni mengatakan betapa pentingnya menggunakan hak pilih pada saat pemilihan yang akan dilakukan nanti, karena pilihan kita nanti itu sangat menentukan perkembangan Kabupaten Kuningan di 5 tahun kedepan.

Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Februari 2018 tersebut dihadiri oleh seluruh santriwan dan santriwati yang telah mencapai usia 17 tahun.

Al-Ikhlash Utus Admin Website Ikuti Cyber Skill Training

Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash utus admin website untuk ikuti pelatihan Cyber Skill gelombang pertama di Pondok Pesantren Daarunnajah Ulujami Jakarta selama tiga hari pada tanggal 25 sampai 27 Februari 2018.

Acara yang diadakan oleh Pondok Pesantren Daarunnajah dalam rangka mengoptimalkan kekuatan dan eksistensi pondok pesantren alumni Gontor khususnya di dunia digital. Mengingat perkembangan teknologi begitu cepat maka pondok pesantren mesti mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut yang salah satunya melalui pengoptimalan website pesantren sebagai media dakwah.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Dr. KH. M. Tata Taufik, yang berkesempatan menyampaikan materi pembuka bertemakan membangun komunikasi positif menyampaikan bahwa sekarang sudah bukan saatnya pesantren dipermainkan oleh konten-konten media yang mendiskreditkan umat Islam, “Kita (pesantren-red) harus menjadi pemain, bukan yang terus dipermainkan!” tegas beliau.

Pondok Pesantren juga mesti menjadi produksi berita bukan hanya mengonsumsi berita maka untuk itu pesantren mesti memuat berita-berita tentang kegiatan dan keunggulannya agar terpublikasi secara luas.

Kebebasan pers dalam Islam sebagaimana ungkap beliau adalah dengan covering news, mengcover berita dalam artian termasuk kebebasan untuk tidak memberitakan berita-berita negatif.

Pelatihan tersebut juga diisi dengan materi-materi seperti public relationship, cinematography, strobist photography, sistem publikasi pesantren, cyber control, internet marketing, serta strategi pemberitaan di era digital yang disampaikan oleh para pemateri professional.

Acara yang berakhir pada hari Selasa sore, 27 Februari 2018 ditutup oleh pimpinan Pondok Pesantren Daarunnajah dan pemberian sertifikat serta sesi foto bersama. Di sisi lain acara ini juga merupakan ajang silaturahim para peserta yang diutus dari beberapa pesantren se-Indonesia.

Sudium General Bersama Prof Dr. As-Said Muhammad Muhammad Ali dari Al-Azhar

Penyerahan Cinderamata oleh Pimpinan Pondok

Acara tersebut diikuti oleh sejumlah pimpinan pesantren di Kab Kuningan, juga diikuti oleh seluruh santri al-Ikhlash. Usai sosialisasi dilanjutkan dengan Kuliah Umum Tentang Metode Penyiapan Generasi Muda Masa Depan Dalam Kontek Globalisasi yang disampaikan oleh Prof. Dr. As-Saaid Muhammad Muhammad Ali Al-Husaini Guru Besar Universitas Al-Azhar Cairo Mesir.

Menurutnya masalah yang dihadapi itu generasi itu ke depan akan lebih kompleks terlebih memasuki era global yang membuat dunia menjadi semacam kampung kecil yang memungkinkan penduduknya bisa saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya tanpa sekat teritorial. Yang harus diperhatikan adalah melakukan sesuatu –saat ini– agar generasi ke depan bisa menjalani kehidupan yang lebih baik pada masanya. Beliau mengutif perkataan Ali ra ” ajarilah anak-anak kamu karena mereka diciptakan bukan untuk jamanmu.”

Kuliah umum tersebut disampaikan dalam bahasa Arab yang disambut gembira oleh para santri, mereka bisa berinterkasi dengan baik, bahkan di akhir sesi dibuka tanya jawab para santri langsung menyambutnya, ada beberapa penanya dari para santri maupun peserta. Hal ini menambah semangatnara sumber dalam menyampaikan pemikirannya.