Category Archives: Kegiatan Pondok

Santri Al-Ikhlash Ikuti Program Edutourism ke IIUM Malaysia & Singapura

Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlash kembali ikuti program wisata pendidikan ke Malaysia dan Singapura selama enam hari. Sebanyak delapan santri dan satu orang guru akan berpartisipasi dalam kegiatan yang bertema Edutourism to IIUM, KL, & Singapore bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, dan International Islamic University of Malaysia (IIUM).

Kegiatan Edutourism yang akan berlangsung dari tanggal 28 Oktober sampai 3 November 2018 tersebut diagendakan akan mengunjungi kampus IIUM beserta beberapa tempat wisata dan edukasi di Kuala Lumpur dan Singapura.

Pimpinan Pondok Dr. H. M. Tata Taufik, M.Ag dalam pesannya pada upacara pelepasan peserta rombongan pada Sabtu malam menyampaikan bahwa diantara tujuan program ini adalah agar para santri bisa mempraktikan secara langsung apa-apa yang telah diajarkan di Pondok seperti etiket-etiket pergaulan dalam dunia internasional khususnya. “Semacam uji coba untuk kalian, merasakan pembelajaran dan pengamalan secara langsung” tegas beliau.

Selain itu diharapkan dengan program ini dapat meningkatkan wawasan global, pengalaman, serta informasi yang bermanfaat dan membuat para santri merasakan menjadi bagian dari warga dunia internasional.

Beliau juga berpesan agar para peserta tetap menjaga dan memperlihatkan akhlak sebagai santri pondok pesantren modern Al-Ikhlash selama kegiatan berlangsung.

Program ini merupakan salah satu dari sekian program yang selalu diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan dan pembelajaran Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash. Sebagaimana pada tahun sebelumnya Al-Ikhlash juga mengirimkan para santrinya untuk mengikuti kegiatan Jambore Islamic School Global Network di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

Serba-Serbi Kegiatan

Pondok tak pernah tidur, itulah semboyan yang selalu terdengar di kalangan para asatidz dan santri al-Ikhlash. Artinya selalu saja ada kegiatan pendidikan yang berlangsung secara priodik; derap pembangunan, pramuka, olahraga, kunjungan tamu, kegiatan OPPM Al-Ikhlash dan lainnya.

Kunjungan Santri PP Darul Mutaqien Parung

Hari Jum’at misalnya adalah hari libur bagi santri, namun bukan berarti tidak ada kegiatan, biasanya para santri menyelenggarakan berbagai kegiatannya di hari ini. Contoh berbagai kegiatan serta lomba biasa mereka adakan di hari Jum’at.

Pemantapan bahasa Sebelum Lari Pagi

Berturut-turut semester 1 ini mereka menyelenggarakan;  Expo yang berisi berbagai produk karya para santri, mulai dari alat peraga pendidikan, sampai ke makanan yang bisa di jual. Lomba senam antara kelas juga mereka laksanakan, lomba nasyid serta yang sekarang berlangsung Jum’at 19 oktober mereka selenggarakan Lomba Pramuka antyar regu.

Di sela-sela kesibukan internal juga ada kunjungan dari PP Daarul Mutaqien Parung,  Tanggal 13 Oktober lalu sejmulha santri Putri Daarul Muttaqien Parung mengadakan study Banding keorganisasian.

Mahasiswi Mesir Belajar Angklung

Sejak 21 September 2018 lalu di Pondok Modern  al-Ikhlash ada dua mahasiswi dari Mesir, keduanya peserta Berbagi Pendidikan dan Kebudayaan yang diselenggarakan oleh ATDIKBUD Cairo bekerja sama dengan lembaga mitra di Indonesia.

Hala dan Lamya keduanya peserta yang sedang mengikuti kursus bahasa Indonesia, dan mereka akan tinggal di al-Ikhlash selama dua bulan untuk berbagi  baik dalam pendidikan maupun kebudayaan.

Selama di Al-Ikhlash kegiatan mereka antara lain mengisi beberapa pelajaran yang berbahasa Arab, sambil mereka juga mengikuti berbagai kegiatan santri, belajar berbagai budaya, mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berada di sekitar Kuningan, Bandung dan Cirebon.

Bagi para santri tentu saja kedatangan mereka sangat disambut dengan antusias, keduanya dianggap sebagai partenr dalam berkomunikasi terutama bahasa Arab. Selain itu para santri juga mengajarkan kesenian daerah terutama angklung yang mereka sudah kenal sebelumnya (pernah menyaksikan).

Drama Contest, Ajang Tingkatkan Potensi Santri

Pondok pesantren Al-Ikhlash menyelenggarakan acara Drama Contest (DC) yang di ikuti oleh seluruh siswa-siswi santri putra dan santri putri beserta guru-gurunya.

Acara yang dibuka oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag tersebut, disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan.

Sebelum menampilkan acara tersebut siswa siswi dari kelas 1 sampai kelas 4 mereka sudah melakukan beberapa persiapan yaitu selama kurang lebih duapuluh hari lamanya mereka berlatih untuk menyiapkannya.

Tepat pada hari jum’at tanggal 30 mei 2018 seluruh siswa-siswi berkumpul untuk menyelenggarakan acara tersebut dan mereka sungguh antusias dalam penyelenggaraan acara tersebut.

html

Sebagian dari mereka berpendapat bahwa dengan terselenggaranya acara Drama Contest ini membawa hal positif.

Ahmad Khoiru Tamam mengaku bahwa dengan terserenggaranya acara Drama Contest ini saya merasa di sini terjalinnya rasa ukhuwah islamiyah ungkapnya.

Maulana Hidayat mengaku dengan terselenggaranya acara ini saya merasa kaget dan senang dan kami bersiap-siap dan bersugguh-sungguh untuk mencapai juara, ya  lumayan si ya menambah pengetahuan dan keberanian kita untuk berbicara dan berakting di depan penonton ungkapnya.

Micro Teaching Ala Pondok Modern Al-Ikhlash

Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash mempunyai tujuan atau misi membangun mental generasi muda muslim. Dan praktek mengajar ini adalah salah satu tujuan untuk mewujudkan generasi-generasinya, menjadi guru yang berkualitas serta bisa memberi manfaat bagi masyarakat nanti.

Micro Teaching ala Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash adalah Amaliyah Tadris, yang cakupannya lebih luas dan menyeluruh. Amaliyah tadris sendiri merupakan peraktek mengajar yang merupakan program wajib Ponpes Modern Al-Ikhlash bagi seluruh siswa-siswi akhir TMI dengan tujuan untuk mencetak guru-guru yang berkualitas serta membangun mental generasi-generasinya.

Hari senin pada tanggal 26 Maret 2018 Ponpes Modern Al-Ikhlash melaksanakan amaliyah tadris perdana yang dihadiri oleh Bapak Pimpinan KH. Dr. M Tata Taufik, M.Ag, Direktur TMI Al-Ustadz Suherman S.Ag, Majlisul Asatidz dan Asatidzat yang menjadi musyrif (Pembimbing) amaliyah tadris tersebut.

html

Leli Nurlitasari siswi akhir TMI terpilih sebagai amaliyah tadris perdana, amaliyah diadakan digedung pertemuan An-Nur dengan mata pelajaran Muthola’ah yang di sampaikan kepada siswa kelas 2B dan disaksikan langsung oleh seluruh siswa siswi akhir TMI untuk mengoreksi hal-hal yang menjadi kesalahannya selama amaliyah berlangsung dan mempertanggungjawabkannya setelah amaliyah.

Itulah amaliyah tadris, praktek mengajar yang menjadi salah satu cara terbaik untuk melengkapi metode pengajaran yang ada, yang bisa mencetak dan melahirkan guru-guru yang berkualitas.

Lomba Pidato Tiga Bahasa 2018

Dalam rangka mendidik dan memfasilitasi perkembangan minat dan bakat santri, Pondok pesantren modern Al-ikhlash kembali adakan lomba pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris) yang diikuti oleh segenap siswa/I kelas 1-4 TMI.

Acara yang juga merupakan program tahunan Bagian Pengajaran organisasi pelajar pondok modern Al-Ikhlash (OPPMA) tersebut dihadiri langsung oleh direktur TMI Al-Ustadz Diding Mujahidin. MA beserta para asatidz dan asatidzat yang bertempat  di gedung pertemuan Al-ikhlash pada Kamis, 22/03/2018.

Acara tersebut diawali dengan lantunan ayat sucu Al-qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang dibawakan oleh ketua penyelenggara dan direktur TMI. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Diding Mujahidin. MA menambahkan “Dalam acara ini banyak yang terdidik seperti panitia, pembawa acara, pembicara bahkan hadirinpun ikut tedidik, apa yang terdidik ? terdidik menjadi pendengar yang baik. Lomba berpidato ini sangat peting untuk mengembangkan kepercayaan diri, melatih untuk menulis teks yang lebih baik lagi serta mengembangkan bahasa. Adapun tujuan dari pidato ini adalah memberikan informasi apa yang ada dalam hati pembicara kemudian disampaikan kepada hadirin, mengajak dengan hal-hal yang baik dan mejadikan lomba pidato ini sebagai hiburan”.

html

Acara yang berlangsung di gedung pertemuan itu diikuti sekitar 30 peserta putra dan putri tersebut sangatlah meriah. Mereka saling menunjukkan kepiawaian mereka dalam berpidato di depan para juri dan hadirin yang menyaksikan acara tersebut. Para hadirinpun sangat antusias memberikan dukungan penuh kepada para peserta lomba dengan memberi tepuk tangan yang meriah kepada para peserta lomba.

Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Pramuka Melalui PKL

M. D. Prayitno

Al-Ikhlash, Kuningan. Praktek Kerja Lapangan (PKL) kali ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 4 TMI dengan menampilkan dan mempraktekan karya mereka didepan andika dan adinda pramuka.

Acara yang diselenggarakan oleh Andalan Koordinator Urusan Latihan ( ANKULAT) Gerakan Pramuka Al-Ikhlash ini berlangsung empat minggu mulai dari Kamis, 8 s/d 29 Maret 2018.

Yang unik dari Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash adalah kretivitas seni dan kreasi santri untuk dikembangkan dan dipraktekan didepan seluruh andika pramuka dari kelas 1-3 TMI.

Pada kegiatan ini seluruh siswa-siswi kelas 4 menampilkan karyanya masing-masing mulai dari kesenian tangan, kalighrafi, daur ulang barang bekas, bahkan makanan yang aneh sekalipun mereka tampilkan dan praktekkan.

Kak. Muhammad Dwiki Prayitno selaku ketua Koordinator menuturkan bahwa “Tujuan di adakannya PKL praktek kerja lapangan ini selain dari agenda tahunan koordinator gerakan pramuka juga untuk meniungkatkan mutu dan kualitas santri bahwa bukan hanya mengaji tapi santri juga mampu berkreasi dan ingin menunjukan bahwa pramuka pesantren bukan hanya materi kepramukaan yang harus dimiliki tapi mental dan skill juga harus di dapatkan” tuturnya.

Selain itu Kak. Suhendi, S.Pd.I selaku Kak Mabikori juga menambahkan “ini adalah unit pembelajaran bagi siswa kelas 4 bertujuan untuk mendidik biar siswa mampu berkreasi dan meluapkan kreasi, seni dan segalanya yang mereka miliki. Tetaplah berkreasi!” tutur Mabikori dalam pelaksanaan PKL pertama.

 

 

 

Pramuka Pontren Al-Madani Kunjungi Al-Ikhlash

Pada hari Kamis tanggal 01-03-2018 kegiatan kepramukaan di Pondok Pesantren modern Al-Ikhlash mendapat kunjungan dari rombongan andika Pramuka dari Pondok pesantren Al-Madani Cikalong Majalengka.

Kunjungan ini bermaksud untuk mempererat ukhwah antar pondok pesantren juga dalam rangkaa kunjugnan study banding dan sharing tentang perkembangan kepramukaan di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Dan acara kunjungan ini dilaksanakan tepat di halaman Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan diiringi semagat yang ditunjukan oleh andika-andika pramuka Ponpes Al Madani dan Al-Ikhlash. Bukan hanya itu saja setiap pangkalan juga menunjukan kebolehannya masing-masing seperti yel-yel kebanggaan dari masing-masing pangkalan.

Semarak MTQ Al-Ikhlash 2018

Pada Kamis malam 8 Maret 2108 Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash menyelenggarakan  Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dihadiri oleh seluruh santri dan santriwati Ponpes Modern Al-Ikhlash.

Acara yang dipanitiai oleh Bagian Pengajaran Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash (OPPMA) tersebut diawali penampilan lagu Mars MTQ yang dinyanyikan oleh siswa siswi kelas 5 TMI dengan meriah.

Acara yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash itu secara resmi dibuka oleh Ust. Diding Mujahidin, MA.

Dalam pidatonya beliau menuturkan bahwa MTQ ini merupakan syiar/dakwah dalam rangka mengagungkan Al-Qur’an, dan bukan hanya menjadi ajang untuk menilai lomba kemampuan Qori dan Qori’ah namun yang terpenting diharapkan mampu menyampaikan pesan pesan yang terkandung di dalam Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup dan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari hari. Al-Qur’an sebagai way of life.

Acara MTQ tahun ini diselanggarakan selama dua malam. Malam ke satu pada kamis seluruh peserta santri putra masing-masing mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada lomba tersebut. Sedangkan untuk para peserta lima besar putri bertanding pada malam berikutnya.

Adapun juara yang muncul pada penyelenggaran MTQ tahun ini pada tiap cabang perlombaan adalah sebagai berikut: Mujawwad: Juara 1 M. Nur Alim kelas 4 B (Putra) dan Sinta Nurmala 4 D (Putri); Dari lomba Murottal Juara 1 Nizar Khoiruddin siswa kelas 4B (Putra) dan Adinda Mutia Afra 2D (Putri); Kemudian dari lomba Hifdzu Juz ‘Amma Juara 1 Maulana Yusuf 4C (Putra) dan Abir Hariri 4D (Putri). Selamat

Wujud Nyata Pendidikan Kewarganegaraan di Pondok Modern Al-Ikhlash

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Jawa Barat, Perwakilan Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Disdukcapil Kabupaten Kuningan, beserta PPK, PPS, PPDP, Panwascam, dan PPL melakukan Supervisi Monitoring di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Ciawigebang, Kuningan.

Kegiatan tersebut di selenggarakan di Aula Pondok Pesasntren Modern Al-Ikhlash Ciawilor Ciawigebang Kuningan pada pukul 13.00 WIB s.d. selesai.

Acara ini diadakan dalam rangka tindak lanjut Surat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Nomor 165/PL.03.1-SD/32/Prov/II/2018 tentang Pencoklitan dan Penelitian (Coklit) Tahap III. Berkaitan dengan anjuran KPU Provinsi kepada KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih di Pondok Pesantren.

Pimpinan  Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlas Dr. H. M.Tata Taufik. memberikan sambutannya, dalam sambutannya Dr. H M. Taufik mengapresiasi dan sangat menerima kedatangan jajaran KPUD JABAR maupun Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Pondok mengatakan bahwa sangat penting bagi santrinya untuk mendapatkan sosialisasi terkait hak memilih yang terkadang sejumlah santri yang sudah memenuhi syarat menggunakan hak pilihnya menjadi tidak menggunakan hak pilihnya karna kurang memahami berkaitan syarat-syarat hak memilih. Selain itu, bagi Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash sendiri terselenggaranya acara ini adalah sebagai wujud nyata Pendidikan Kewarganegaraan bagi para santri.

Sambutan selanjutnya dari Ketua KPU Kuningan Heni Susilawati, Heni mengucapkan rasa terima kasih atas penerimaan yang baik dari Ponpes Modern Al-Ikhlas, selanjutnya heni menjelaskan beberapa hal berkaitan dengan syarat-syarat menggunakan hak pilih kepada siswa-siswi pondok pesantren, heni mengatakan betapa pentingnya menggunakan hak pilih pada saat pemilihan yang akan dilakukan nanti, karena pilihan kita nanti itu sangat menentukan perkembangan Kabupaten Kuningan di 5 tahun kedepan.

Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Februari 2018 tersebut dihadiri oleh seluruh santriwan dan santriwati yang telah mencapai usia 17 tahun.