All posts by admin

Serba-Serbi Kegiatan

Pondok tak pernah tidur, itulah semboyan yang selalu terdengar di kalangan para asatidz dan santri al-Ikhlash. Artinya selalu saja ada kegiatan pendidikan yang berlangsung secara priodik; derap pembangunan, pramuka, olahraga, kunjungan tamu, kegiatan OPPM Al-Ikhlash dan lainnya.

Kunjungan Santri PP Darul Mutaqien Parung

Hari Jum’at misalnya adalah hari libur bagi santri, namun bukan berarti tidak ada kegiatan, biasanya para santri menyelenggarakan berbagai kegiatannya di hari ini. Contoh berbagai kegiatan serta lomba biasa mereka adakan di hari Jum’at.

Pemantapan bahasa Sebelum Lari Pagi

Berturut-turut semester 1 ini mereka menyelenggarakan;  Expo yang berisi berbagai produk karya para santri, mulai dari alat peraga pendidikan, sampai ke makanan yang bisa di jual. Lomba senam antara kelas juga mereka laksanakan, lomba nasyid serta yang sekarang berlangsung Jum’at 19 oktober mereka selenggarakan Lomba Pramuka antyar regu.

Di sela-sela kesibukan internal juga ada kunjungan dari PP Daarul Mutaqien Parung,  Tanggal 13 Oktober lalu sejmulha santri Putri Daarul Muttaqien Parung mengadakan study Banding keorganisasian.

Mahasiswi Mesir Belajar Angklung

Sejak 21 September 2018 lalu di Pondok Modern  al-Ikhlash ada dua mahasiswi dari Mesir, keduanya peserta Berbagi Pendidikan dan Kebudayaan yang diselenggarakan oleh ATDIKBUD Cairo bekerja sama dengan lembaga mitra di Indonesia.

Hala dan Lamya keduanya peserta yang sedang mengikuti kursus bahasa Indonesia, dan mereka akan tinggal di al-Ikhlash selama dua bulan untuk berbagi  baik dalam pendidikan maupun kebudayaan.

Selama di Al-Ikhlash kegiatan mereka antara lain mengisi beberapa pelajaran yang berbahasa Arab, sambil mereka juga mengikuti berbagai kegiatan santri, belajar berbagai budaya, mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berada di sekitar Kuningan, Bandung dan Cirebon.

Bagi para santri tentu saja kedatangan mereka sangat disambut dengan antusias, keduanya dianggap sebagai partenr dalam berkomunikasi terutama bahasa Arab. Selain itu para santri juga mengajarkan kesenian daerah terutama angklung yang mereka sudah kenal sebelumnya (pernah menyaksikan).