Independence Day of Indonesia

Hari Kemerdekaan Indonesia ke 76 diperingati dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih sebagaimana biasanya. Walau dalam suasana pandemi para santri tetap menjalankan upacara. Betapa tidak sinyal peringatan hari kemerdekaan yang sudah tertangkap para santri membuat mereka semangat berlatih upacara. Dalam waktu dua minggu mereka telah menyiapkan petugas upacara, mulai dari pasukan pengibar bendera, komandan peleton serta pemipin upacara.

Inspektur Upacara

Beberapa pertanyaan kerap kali diajukan oleh santri maupun para ustadz, apakah kita akan menyelenggarakan upacara peringatan hari kemerdekaan? pertanyaan yang selalu dijawab kita menunggu siatuasi dan perkembangan serta anjuran pemerintah, tanpa harus mengganggu aktifitas berlatih para petugas.

Akhirnya pimpinan Pondok memutuskan untuk menyelenggarakan upaca seperti biasa, tentu saja dengan penerapan protokol, peserta bermasker! Ini yang membuat suasana upara berbeda dari upacara tahun-tahun sbelumnya.

Alasan penyelengaraan upacara tentu terkait dengan pendidikan kewarga negaraan dan cinta tanah air, para pemuda hendaknya mengerti arti perjuangan dan kemerdekaan. latihan disiplin dalam upacara juga termasuk alasan kuat untuk tetap diadakan upacara, kemudian menghargai para petugas dan panitia yang telah menyiapkan segala sesuatunya juga menjadi alasan lebih kuat lagi untuk tetap menjalankan peringatan ini.

Bagi para santri tampaknya kondisi pandemi tidak jadi halangan untuk tetap menjadi manusia Indonesia yang merdeka. Dalam amanatnya pimpinan pondok selaku inspektur upacara menyampaikan tujuan benegara serta tugas-tugas apa yang harus dipikul dengan baik oleh para generasi sang pewaris bangsa. Happy Independence Day¬† Indonesia… dan Merah Putih pun berkibar….